Lagu Ku Bisa Karena Kau Ada
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpmi.v1i2.254Keywords:
Irama, Bernyanyi, Anak usia diniAbstract
Artikel ini mengeksplorasi peran penting musik dalam mempersiapkan anak untuk jenjang pendidikan selanjutnya melalui pengembangan berbagai aspek, termasuk kognitif, bahasa, sosial emosional, moral, dan seni. Kegiatan bernyanyi dan musik diidentifikasi sebagai metode efektif untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan menarik bagi anak-anak, yang pada gilirannya dapat meningkatkan keterampilan bahasa dan kecerdasan kinestetik mereka. Lagu ku bisa karena kau ada yang dirancang khusus untuk anak usia 4-6 tahun tidak hanya berfungsi sebagai alat pendidikan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti rasa syukur dan penghargaan terhadap peran guru dan ustadzah. Selain itu, artikel ini menekankan pentingnya hubungan positif antara anak dan pendidik dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional, serta bagaimana pengalaman interaksi yang sukses dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Dengan demikian, pendidikan melalui seni dan musik diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan holistik
References
A. R. Setiawan, “Menggunakan Topik Fiqh Dan Astronomi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika,” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 4, No. 4, Pp. 5282–5288, Jun. 2022, Doi: 10.31004/Edukatif.V4i4.2787.
A. Suryawan And A. Endaryanto, “Perkembangan Otak Dan Kognitif Anak: Peran Penting Sistem Imun Pada Usia Dini,” 2021.
Apriani, D. (2019). “The Role of Music in Early Childhood Education: A Case Study in Indonesia.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 233–241.
Arsyad, M. (2022). “Musik dan Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini.” Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini, 8(1), 44–53.
Brown, A. (2024). The Power of Music in Childhood Education: Cognitive, Emotional, and Social Benefits. London: Routledge.
Campbell, P. (2019). Music, Education, and Diversity: Bridging Cultures and Communities. New York: Teachers College Press.
D. Dari Pengalaman Pribadi Norlaila, “Serba-Serbi Pengaruh Positif Musik.”
E. Aprianti, “Penerapan Pembelajaran Bcm (Bermain, Cerita, Menyanyi) Dalam Konteks Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di Kober Baiturrohim Kabupaten Bandung Barat.”
Gordon, E. (2020). Music Learning Theory for Early Childhood. Chicago: GIA Publications.
Kim, J., & Kemple, K. (2021). “Music and Movement in Early Childhood Classrooms.” Journal of Early Childhood Research, 19(2), 115–128.
L. Nusir And R. Malini, “Kajian Pembelajaran Gerak Dan Lagu Dalam Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini.”
Lestari, A. (2021). “Implementasi Pembelajaran Bernyanyi untuk Meningkatkan Percaya Diri Anak Usia Dini.” Jurnal Obsesi, 6(2), 1011–1020.
Lin, M. (2022). “Early Music Education and Brain Development: Evidence from Neuroscience.” Frontiers in Psychology, 13, 1–12.
Marlina, F. (2024). “Integrating Music and Art in Holistic Child Development.” Journal of Early Childhood and Developmental Studies, 12(1), 21–36.
N. M. Aprily, A. K. Rosidah, And H. Hashipah, “Under A Creative Commons Attribution-Sharealike 4.0 International Maaf, Terima Kasih, Tolong Dan Permisi: Empat Kata Ajaib Dalam Pembentukan Karakter Sosial Anak,” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 8, No. 1, Pp. 123–132, 2023.
N. Na’imah, “Urgensi Bahasa Inggris Dikembangkan Sejak Anak Usia Dini,” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 6, No. 4, Pp. 2564–2572, Jan. 2022, Doi: 10.31004/Obsesi.V6i4.1916.
N. Widiyaningrum And S. Tinggi Agama Islam Al-Azhar Menganti Gresik, “Metode Bermain Gerak Dan Lagu Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini.”
Nugroho, Y. (2022). Music and Social-Emotional Learning in Early Childhood. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
R. Anggraini, R. Risnita, And F. Fridiyanto, “Melalui Kegiatan Bermain Dan Bernyanyi Dapat Mengembangkan Bahasa Untuk Anak 5-6 Tahun,” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 7, No. 3, Pp. 2939–2950, Jun. 2023, Doi: 10.31004/Obsesi.V7i3.2922.
S. Hikmah, “Mengenalkan Dakwah Pada Anak Usia Dini,” 2014.
S. L. Siregar And S. Subiyantoro, “Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini,” Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, Dan Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 18, No. 1, Pp. 28–38, May 2021, Doi: 10.17509/Edukids.V18i1.31828.
S. Pratiwi, M. Nuraeni, And S. Al-Musaddadiyah Garut, “Mengembangkan Rasa Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Apresiasi Karya Seni Rupa Di Raudhatul Athfal Miftahul Hidayah.” [Online]. Available: Www.Journal.Stai-Musaddadiyah.Ac.Id
Sari, M. (2020). “Musical Activities and Emotional Development of Preschool Children.” Early Childhood Research Journal, 12(3), 201–210.
Suryani, D. (2023). “Penggunaan Lagu Edukatif dalam Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak.” Jurnal Pendidikan Usia Dini Indonesia, 9(3), 333–345.
Tasya Dwiyanti “Pentingnyaperanorangtuadalam Pendidikananak”
Wulandari, R. (2021). “Peran Lagu Anak dalam Menanamkan Nilai Karakter pada Anak Usia Dini.” Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 77–88.
Y. Puspita Et Al., “Implementasi Ice Breaking Untuk Menciptakan Kesiapan Belajar Dan Pembelajaran Yang Menyenangkan Pada Anak Usia Dini,” Journal On Education, Vol. 05, No. 04, 2023.
Yusuf, H. (2020). “Pengaruh Bernyanyi terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 55–66.
Z. Ulfah, I. Samarinda, And M. Apriliana, “Hubungan Antara Perkembangan Sosial Emosional Dengan Kreativitas Anak Usia Dini,” Jurnal Tarbiyah & Ilmu Keguruan (Jtik) Borneo, Vol. 2, No. 2, P. 2021.
Zhang, Y. (2023). “Singing, Storytelling, and Language Development in Preschool Education.” International Journal of Early Years Education, 31(1), 88–104.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mustaqimah, Choirun Nisak Aulina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

