Peran Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Autisme Klasik di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Krembung
DOI:
https://doi.org/10.47134/jkpi.v1i1.248Keywords:
Peran Guru, Kemampuan Berbicara, Anak Berkebutuhan Khusus, Autisme Klasik, Pendidikan InklusifAbstract
Penelitian ini menujukkan peran guru yang sangat signifikan dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan autisme klasik di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Krembung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai fasilitator, komunikator, motivator, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inklusif dalam proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus. Strategi yang digunakan guru meliputi pendekatan Applied Behaviour Analysis (ABA), penggunaan media visual dan alat bantu komunikasi alternatif, serta metode pembelajaran berbasis permainan (play-based learning). Strategi ini terbukti efektif dalam membantu anak meningkatkan kemampuan berbicara, mulai dari pemilihan kata, pembentukan frasa dan klausa, hingga perluasan kosakata. Meskipun terdapat beberapa tantangan seperti fluktuasi emosi, kondisi kesehatan anak, dan keterbatasan fasilitas, guru mampu menyesuaikan pendekatan dengan dukungan kolaboratif dari orang tua dan lingkungan sekolah. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam menghadapi anak dengan kebutuhan khusus autisme klasik, perlunya dukungan, dan sarana-prasarana dari lembaga pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus autisme klasik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nanda Nur Aqilah, Agus Salim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

